Ari Dwi Haryono

Matematika Bermakna

February 23, 2008 · 1 Comment

 

Dalam proses belajar mengajar, masih banyak pengajar matematika yang mengajarkan prosedur dengan tanpa menjelaskan mengapa prosedur tersebut digunakan. Sehingga siswa beranggapan bahwa dalam menyelesaikan masalah, cukup memilih prosedur penyelesaian yang sesuai dengan masalah yang diberikan. Dalam hal ini fokus pembelajaran tidak pada mengapa prosedur tertentu itu yang digunakan untuk menyelesaikan, tetapi prosedur mana yang dipilih untuk menyelesaikan masalah dan pada bagaimana menyelesaikan dengan prosedur tersebut. Bahkan seringkali terjadi, dalam menanamkan konsep hanya menekankan bahwa konsep-konsep itu merupakan aturan yang harus dihafal, tidak perlu tahu dari mana asal-usul rumus tersebut.

Sebagai contoh rumus Phitagoras adalah c2 = a2 + b2 (dengan c sebagai sisi miring dan a, b sisi siku-siku), rumus luas lingkaran adalah r2, rumus luas bola adalah 4r2, dan sebagainya, merupakan rumus yang ”pokoknya” harus dihafal, kalau ingin bisa mengerjakan soal. Orientasi pembelajaran hanya pada ”pokoknya” siswa bisa mengerjakan soal yang diberikan oleh guru, meskipun apa yang dikerjakan sebenarnya tidak bermakna. (more…)

Categories: belajar matematika · matematika bermakna · pembelajaran
Tagged: , , ,