Mengapa negara yang akan raya dengan minyak, justru bingung? ….. heran deh bangsa ini. Apa pemerintah tidak bisa mengolah minyak?…. dari penduduk yang banyaknya sampai ratusan juta ini, apakah bodoh semua sehingga mengelolah kekayaan alam harus mendatangkan investor asing. Astagfirullah. Kalau dipikir dunia pendidikan kita juga seperti ini ya… kenapa? karena hampir setiap tahun katanya mendapat medali emas bidang matematika, sains, …. tetapi ealah mengelola kekayaan alam gak becus. mana yang harus dibanggakan dengan menangnya olimpiade…. itu. Apa anak-anak yang berprestasi itu hanya berpikir instan, artinya hanya bisa menyelesaikan di atas kertas tetapi tidak bisa mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari…. sungguh menggelikan. apa hidup ini hanya menyelesaikan permasalahan dalam bentuk soal-saol lembar ujian…. Inilah rentetan peristiwa yang mengakibatkan rakyat kebingungan BBM dan mahasiswa demo dengan anarki. Kalau direntet lagi persoalannya adalah dunia pendidikan di Tanah air tercinta ini paling terpuruk dan sangat terpuruk… Perlu bukti?… Lihat pemimpin pemerintah kita dengan menaikan harga BBM, kemudian memberi BLT pada rakyat itu menunjukkan pemerintah berpikir bodoh, demi kepentingan sesaat. Apa yang terjadi kemudian ada pembodohan lagi data penerima BLT ternyata tidak tepat sasaran, dan lebih naif lagi yang kaya pun menerima BLT, dan yang belum menerima berbondong-bondong mengemis minta BLT, yang akhirnya pemerintah mengajari rakyat untuk jadi pengemis semua…. Tugas dunia pendidikan menjadi berat lagi ketika mahasiswa tidak mempunyai hati nurani lagi, yang dipikir bagaimana bisa melampiaskan kekesalan dengan melempar batu, membakar ban bekas, dll. Mari untuk mengatasi persoalan bangsa ini mulai dengan memajukan mutu pendidikan, kita cetak generasi yang tangguh, dan mampu mengelolah sumber daya alam ini dengan ramah dan membentuk generasi yang berpikir dangan hati dan pikiran. Tetapi PR besar ini dilupakan para pemerintahan di lingkungan pendidikan, yang hanya memikirkan gengsi, yang penting juara olimpiade, nilai rata-rata uAN meningkat pentingkah itu bagi rakyat….????? he…he… tidak penting… karena UAN hanya selembar kertas yang selesai mengerjakan habis itu lupa karena yang penting dapat ijasah…. benar-benar negara ini negara pelawak.
Entries categorized as ‘pendidikan’
BBM Naik, Rakyat dibodohi
May 29, 2008 · Leave a Comment
Categories: BBM · Demo · pendidikan · rakyat
Tagged: BBM, Demo, pendidikan
PRINSIP MENGAJAR MATEMATIKA
February 22, 2008 · 3 Comments
Mengajar matematika yang efektif memerlukan pemahaman pengetahuan siswa dan kebutuhan untuk belajar sehingga menarik serta mendukung mereka untuk belajar yang baik
Para siswa belajar matematika melalui pengalaman yang difasilitasi guru. sehingga, siswa memahami matematika, agar mereka mampu menggunakannya untuk memecahkan masalah, dan mereka menjadi percaya diri, matematika dibentuk oleh semua pengajar yang berada di sekolah. Peningkatan pendidikan matematika untuk semua siswa memerlukan pembelajaran matematika yang efektif di semua kelas.
Guru matematika yang baik adalah selalu berusaha dengan kompleks, dan tidak ada hal yang mudah untuk membantu semua siswa belajar atau membantu semua guru menjadi efektif. Meskipun demikian, banyak diketahui mengajar matematika yang efektif, perlu pengetahuan dalam memandu aktivitas dan pertimbangan profesional. Untuk bisa efektif, guru harus mengetahui dan memahami matematika ketika mereka sedang mengajar dan bisa memberi gambaran/ilustrasi pada pengetahuan dengan fleksibel saat mereka tugas mengajar. Mereka perlu memahami dan merasa terikat dengan para siswa mereka, ketika belajar matematika bersikap manusiawi serta memiliki kemahiran dalam memilih dan menggunakan berbagai keterampilan pendidikan dan strategi penilaian ( Komisi pengawas Nasional Mengajar dan masa depan America’s 1996). Sebagai tambahan, pembelajaran efektif memerlukan cerminan/keteladanan dan usaha berkesinambungan untuk mencari peningkatan. Para guru harus mempunyai sumber daya dan peluang besar dan sering untuk meningkatkan serta menyegarkan pengetahuan mereka. (more…)
Categories: cara mengajar · mengajar matematika · pembeajaran efektif · pembelajaran · pendidikan · prinsip mengajar
Tagged: matematika, mengajar matematika, pembelajaran, pembelajaran matematika, prinsip mengajar
Keluarga, Bermain dan Belajar
February 18, 2008 · 1 Comment
Bermain sebagai kegiatan yang dilakukan berulang-ulang demi kesenangan (piaget. 1951). Menurut Hughes (1999) dalam Andang Ismail (2006) bermain merupakan hal yang berbeda dengan belajar dan bekerja. Suatu kegiatan yang disebut bermain harus ada lima unsur di dalamnya yaitu, (1) mempunyai tujuan, yaitu permainan itu sendiri untuk mendapat kepuasan, (2) memilih dengan bebas dan atas kehendak sendiri, tidak ada yang menyuruh maupun memaksa, (3) menyenangkan dan dapat menikmati, (4) mengkhayal untuk membayangkan daya imajinasi dan kreativitas, (5) melakukan secara aktif dan sadar. (more…)
Categories: belajar · bermain · keluarga · pendidikan
Tagged: belajar, bermain, bermain sambil belajar, keluarga, pendidikan keluarga
Paradigma Pendidikan Menurut Orang Tua
February 8, 2008 · 3 Comments
Rata-rata orang tua di indonesia merasa bangga jika mempunyai anak yang rangking, atau mendapat nilai baik jika mengerjakan ulangan, bahkan sangat bangga jika anaknya yang masih duduk dibangku TK atau play group bisa membaca, menulis, berhitung dan hafal surat-surat pendek, dan sebagainya ….. JIka sekolah mampu mewujudkan hal tersebut niscaya sekolah terseut juga akan menjadi incaran orang tua dan menganggap bahwa sekolah tersebut adalah sekolah favorit atau unggulan. Inilah paradigma yang merajalela di negeri tercinta ini. Manusia dianggap barang yang seluruhnya harus dibentuk secara instan, tanpa memperhatikan perkembangan jiwa anak. semua pendidikan maunya orang tua. Apakah anak itu dagangan yang bisa dibawa kemari atau diperjual belikan seenaknya. Ayo bangkit orang tua yang berfungsi mendidik … hilangkan paradigma itu…. coba baca perkembangan anak dan pendidikan anak!
Categories: orang tua · paradigma · paradigma pendidikan · pendidikan
Tagged: paradigma, paradigma pendidikan, pendidikan, pendidikan anak